Hai kau pemuda, iya kau. Kau yang sedang menulis ini. Bagaimana usaha mu? Kenyang kau pada makanan dan minuman mahal? Kenyang kau pada rebahan yang sudah berkeseharian? Hanya kamar dan kasur tempat kau bersemedi, serta handphone dan internet sebagai menyannya. Tak malu kau pada nenek moyang? Yang sudah kau pakai hasilnya hanya untuk berleha-leha, sedang anak cucumu akan menghadapi masalah yang lebih besar. Tak malu kau pada nenek moyang? Sedang anak cucumu sedang mati kelaparan. Lakukan apa yang kau bisa, jangan lakukan apa yang orang minta. Jadilah pemuda pada dirimu sendiri, karena itulah prinsip seorang manusia. Janganlah kau diperbudak nafsu, karena hanya jadi penghalang setiap usahamu. Hai kau pemuda, apa yang sudah kau perjuang? Tak malu kau pada bayang-bayang ekspetasi, sedang kau berharap surga yang begitu tinggi. Kata kau tak mau masuk neraka, tapi tak pernah setiap hari berhadapan dengan Sang Kuasa. Belajar saja kau tak pernah, membaca saja kau juga sudah tak...